Rabu, 01 Maret 2017

Gantengnya 5 Pangeran Arab yang Bikin Wanita Terpesona

PRIBUMI.COM, JAKARTA - Sosok pangeran memang kerap membuat hati wanita berdegum dan meleleh melihat ketampanannya. Banyak wanita di dunia mengidolakan Pangeran Harry dan Pangeran William dari Inggris. Begitu juga dengan tanah timur tengah yang memiliki pangeran dengan rupa tidak kalah tampan. Bahkan pesonanya mampu menyihir setiap wanita yang melihatnya.

Kerajaan Arab memiliki pangeran berparas ganteng. Mulai dari memiliki kulit yang bersih, paras tegas, hidung mancung, sorot mata yang memesona, hingga senyuman yang mampu membuat wanita jatuh hati. Lantas siapa saja deretan pangeran arab yang ganteng dan tampan tersebut.
Seperti dilansir dari situs Stepfeed, Selasa (28/2/2017), berikut lima pangeran Arab berparas ganteng yang mampu membuat para wanita terpesona.

1. Pangeran Mohammed bin Hamad bin Khalifa Al Thani (Qatar)

Pangeran Mohammed bin Hamad bin Khalifa Al Thani dari Qatar ini berusia 28 tahun. Wajahnya yang tampan dengan brewok dan kumis membuatnya terlihat sangat memesona. Selain memiliki wajah yang tampan ia juga cerdas. Tentu ini menyempurnakan penampilannya. Dengan gelar MBA dari Harvard University, pangeran ini juga fasih berbahasa Inggris dan Perancis. Tidak hanya itu, dia juga seorang atlet dan mantan kapten tim berkuda Qatar.
1 dari 5 halaman

2. Pangeran Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum (Dubai)


Pangeran Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum dikenal dengan panggilan Fazza. Fazza berusia 33 tahun dan memiliki jiwa seni yang tinggi. Dia dikenal dengan karya-karya puisi romantis miliknya. Selain itu ia juga piawai menunggang kuda. Jiwa petualang membuat Fazza semakin memesona. Senyumnya? Anda bisa lihat sendiri dan bersiaplah jatuh cinta pada pangeran yang juga menekuni olahraga skydive ini.
2 dari 5 halaman

3. Pangeran Hashim bin Hussein (Yordania)


Pangeran Hashim bin Hussein berusia 35 tahun. Pangeran ini memegang gelar dari Universitas Georgetown dan sebelumnya menjabat sebagai kapten di Angkatan Bersenjata Yordania. Sosoknya yang tegas khas militer membuat penampilannya semakin gagah.
3 dari 5 halaman

4. Pangeran Khalid bin Sultan Al Qasimi (Sharjah)


Pangeran Khalid bin Sultan Al Qasimi ini memilih jalan yang berbeeda. Ia menekuni bidang fashion dan kini memiliki label sendiri yang berbasis di London. Pangeran yang berusia 36 tahun bahkan telah sukses dibidangnya dengan mendesain baju pesohor papan atas seperti Lady Gaga dan sederet supermodel. Untuk desain busana, ia belajar di University College London. Sosoknya yang kreatif dan cerdas membuatnya semakin memsona.
4 dari 5 halaman

5. Pangeran Fahad Al Saud (Arab Saudi)


Pangeran Fahad Al Saud adalah seorang pengusaha muda. Pangeran berusia 33 tahun ini pernah menjadi CEO Facebook di Arab setelah lulus dari Stanford University. Dia melanjutkan kariernya dengan memimpin sebuah media di Arab, NA3M. Ia fokus menciptakan permainan yang menghibur, serial animasi dan komik web yang terinspirasi oleh budaya Arab. Cerdas dan tampan, pangeran ini tentu mampu membuat Anda jatuh hati bukan?
SUMBER BERITA DARI POSMETRO.INFO
Loading...


loading...

Ahok Salami Raja Salman, Bukti Islam Tidak Rasis dan Naif Seperti yang Dibayangkan

PRIBUMI.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendampingi Presiden Joko Widodo saat menyambut kedatangan Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3).

Ahok yang menyalami Raja Salman begitu turun dari pesawat mendapatkan reaksi beragam dari berbagai pihak. Sebab Ahok sendiri merupakan terdakwa penistaan agama, sementara Raja Salman merupakan pemimpin negara Islam.

“Itulah Islam, tidak rasis dan naif seperti yang dibayangkan,” ujar Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Karman BM, kepada Aktual melalui pesan singkat, Rabu (1/3).

Menurutnya, apa yang telah dipertunjukkan oleh pemimpin negara Islam menunjukkan sikap menghormati dan kebesaran hati sebagaimana diajarkan agama Islam.

Raja Salman, kata dia, menghormati aturan dengan menghargai pihak pemerintah Indonesia yang menyambutnya. Baik kepada Presiden Jokowi maupun kepada Ahok dalam kapasitasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Raja Salman tahu diri. Dia bertamu, siapapun yang sambut, selama itu memiliki otoritas untuk itu, pasti dia mau. Itu etika dan akhlak yang mulia,” demikian Karman.[akt]
SUMBER BERITA DARI POSMETRO.INFO
Loading...


loading...

PKS Buka Ruang untuk Parpol Pendukung AHY-Sylvi Dukung Anies-Sandi


PKS Buka Ruang untuk Parpol Pendukung AHY-Sylvi Dukung Anies-Sandi
PRIBUMI.COM, JAKARTA - PKS dan Partai Gerindra membuka pintu komunikasi ke semua partai politik pendukung Agus-Sylvi. Ini dilakukan agar para partai politik pengusung calon nomor urut 1 tersebut mengalihkan dukungan kepada Anies-Sandi.

Politikus PKS Abdurrahman Suhaimi menjelaskan,sebagai partai pengusung Anies-Sandi PKS dan Gerindra menginginkan supaya dukungan kepada paslon nomor urut tiga semakin banyak. Hal ini pada akhirnya akan memuluskan jalan Anies-Sandi menjadi pemimpin DKI periode 2017-2022.

"Kalau partai yang kita inginkan tentu saja semua partai baik kelembagaan atau individual supaya dukungan ke nomor tiga semakin besar," kata Suhaimi saat dihubungi SINDOnews, Rabu (1/3/2017).

Suhaimi mengaku jika partai yang disasar oleh parpol pendukung Anies-Sandi bebas, tidak dibatasi siapa pun parpolnya. "Komunikasi tidak pilih-pilih semua diajak komunikasi dan terbuka," kata Suhaimi.

Lebih lanjut komunikasi ini karena nantinya dibutuhkan oleh rakyat DKI. Hal ini untuk mendapatkan pemimpin yang baik untuk warga Jakarta.
"Pilkada DKI milik rakyat DKI dan masing-masing berebut dan beradu gagasan dan konsep untuk memimpin DKI," ucapnya. [sin]
SUMBER BERITA DARI POSMETRO.INFO
Loading...


loading...

Sandiaga: Kami Apresiasi dan Bersyukur Ahok Adopsi Program OK OCE

PRIBUMI.COM, JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku senang atas program Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jakarta Creative Hub, yang diklaim sebagai OK OCE  sesungguhnya.

Sandi menilai, ucapan cagub pejawat (incumbent) itu secara tidak langsung merupakan bentuk pengakuan program OK OCE yang digagasnya.

"Saya mengapresiasi dan bersyukur Pak Basuki mengadopsi dan mengakui (OK OCE)," kata Sandi di Posko Pemenangan Anies-Sandi di Jalan Melawai, Jakarta Selatan, Rabu (1/3).

Sandiaga mengatakan, program OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) yang digagasnya telah diikuti lebih dari 5.000 peserta dan mereka semua merasa terbantu atas program itu. Para peserta mengikuti pelatihan dan mentoring untuk memulai atau mengembangkan usahanya.

Jika program tersebut diadopsi Ahok, Sandi mengaku ikhlas dan senang. Karena sejatinya program OK OCE adalah milik masyarakat. Sebab, menurut Sandi, OK OCE adalah program paling konkret untuk menyelesaikan masalah minimnya lapangan kerja di Ibu Kota.

"Ini (OK OCE) bukan milik Sandi, Anies, atau nomor tiga, tapi milik semuanya. Kalau Pak Basuki sampai sisanya (masa jabatan) Oktober melakukan OK OCE, kita tidak masalah," ujar Sandi.

Program OK OCE merupakan program unggulan pasangan Anies-Sandi terkait kontestasi Pilkada DKI. Gagasan Sandiaga Uno ini dimaksudkan untuk melahirkan pengusaha-pengusaha baru sekaligus membuka 200 ribu lapangan kerja di Ibu Kota.

Nantinya, di setiap kecamatan akan ada satu pusat kewirausahaan untuk melatih dan memberi akses permodalan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Sebelumnya, Ahok meresmikan program Jakarta Creative Hub. Dia menilai, program calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno OK OCE sama dengan program Jakarta Creative Hub yang telah ia resmikan. Namun, Ahok menyatakan bahwa program Jakarta Creative Hub lebih nyata. "OK OCE yang nyata ya itu," ujar Ahok.[rol]
SUMBER BERITA DARI POSMETRO.INFO
Loading...


loading...
Loading...