Kamis, 01 Desember 2016

Ahmad Dhani: PKI, Ahoker, dan Jokower Berhalusinasi Memfitnah Aksi Demo Di Danai Parpol Segala, Itu Dana Pribadi !

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Banyak pihak menduga, ada yang mendanai aksi demo yang dilakukan oleh ormas Islam dalam menuntut penegakan hukum atas dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Menanggapi hal tersebut, musisi Ahmad Dhani berpendapat, tudingan seperti itu diduga datangnya dari Partai Komunis Indonesia (PKI), serta pendukung Ahok dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Tidak ada yang biayai DEMO 4 Nov!! PKI , Jokower, Ahoker lah yg berhalusinasi klo ini ada yang menggerakkan - ADP," kata Ahmad Dhani lewat akun Twitter-nya @AHMADDHANIPRAST, Rabu (2/11/2016).
Selain itu, suami Mulan Jameela ini membantah jika aksi demo 4 November merupakan gerakan radikalisme. Menurutnya, isu tersebut disebarkan oleh PKI.
"PKI sebar isu bahwa 4 November adalah gerakan Islam Radikal , Padahal ini Gerakan Rakyat menuntut Penegakan Keadilan HUKUM - ADP," sambungnya.
Sebelumnya, dikabarkan jika demonstrasi anti Ahok diduga dimobilisasi, dan FPI disebut-sebut menerima kucuran dana hingga Rp 10 miliar dari mantan petinggi negeri ini yang menginginkan Ahok tumbang sebelum berlaga dalam Pilgub DKI Jakarta 2017.
Menanggapi hal itu, ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) KH. Bachtiar Nasir menyampaikan, total dana untuk demonstrasi kasus penistaan agama Ahok, Jumat (4/11/2016), mencapai Rp 100 miliar.
"Bukan hanya Rp 10 miliar, nyatanya, mungkin lebih Rp 100 miliar. Kami disubsidi lebih dari Rp 100 miliar," ungkapnya, dalam konfrensi pers di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (1/11/2016).
Menurutnya dana tersebut berasal dari seluruh rakyat Indonesia yang menjadi donatur untuk digunakan sebagai penyedia dapur umum dan penunjang kesehatan.
MUNGKIN INI YANG ANDA CARI, YANG ANDA BUTUHKAN
loading...

JANGAN LUPA BACA JUGA TIPS DI BAWAH INI, SEMOGA BERMANFAAT
loading...
SUMBER BERITA DARI POSTMETRO.CO

loading...

0 komentar:

Poskan Komentar