Minggu, 18 Desember 2016

Fakta Bela Islam: Umat Lebih Pilih Tahan Diri daripada Tumbangkan Jokowi, Seharusnya Pemerintahan Jokowi Segera Mikir & Jangan Anggap Remeh !

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Aksi-aksi yang dilakukan oleh umat Islam, mulai dari bulan Oktober hingga bulan Desember bukanlah aksi yang semestinya dianggap remeh oleh siapapun, termasuk pemerintah. Aksi Bela Islam dinilai bisa saja tidak sesuai dengan harapan jika umat Islam pada waktu itu hilang rasa sabar.

"Kalau mengerti gerakan 1410, 411, dan 212, tidak layak ada kesombongan. Massa sebesar itu memenuhi syarat turunkan rezim. Tapi tidak dilakukan," kata Andi Arief, salah satu mantan Staff Khusus Presiden era SBY, melalui akun Twitter pribadinya, kemarin (15/12/2016).

Menurut Andi, aksi-aksi yang dilakukan oleh umat Islam hampir seluruh Indonesia merupakan pukulan telak bagi pemerintah yang lambat menangani kasus penistaan agama. Jika pemerintah tetap tidak dapat berlaku adil, maka bisa saja menurut dia akan memancing massa untuk kembali turun ke jalan.

"1410, 411, dan 212 bukti kalian sudah kalah. Tapi rakyat memberi kalian berbenah. Minimal bisa adil. Kalau pongah, justru memancing terjadi lagi," tambah aktivis senior tersebut.

Oleh karena itu, ia menghimbau kepada pemerintah, khususnya aparat penegak hukum untuk segera menyelesaikan kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok. "Segeralah berubah. Penuhi pelan-pelan keadilan yang sudah dituntut 1410, 411, dan 212 yang sebenarnya memenuhi syarat kejatuhan rezim, kalau mau." [voa-islam]
SUMBER BERITA DARI POSTMETRO.CO
Loading...

loading...
..

0 komentar:

Poskan Komentar