Selasa, 20 Desember 2016

Gus Sholeh Klarifikasi Soal Ahok Mendirikan Pesantren di Lahan 20 Hektar

PRIBUMI.WIN, JAKARTA -Beredar luas viral dimedia sosial (medsos) yang menyebutkan bahwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendirikan pesantren di lahan seluas puluhan hektar di kawasan Belitung Timur buru-buru diklarifikasi oleh seorang tokoh agama asal Jawa Timur, Gus Sholeh.

Gus Sholeh bercerita soal lahan seluas 20 hektar di Belitung Timur yang di berikan Ahok kepada dirinya, pasca kemenangan di Pemilukada Belitung Timur pada 2005. Menurutnya, sedari awal, lahan tersebut memang bakal diperuntukkan untuk pembangunan pesantren.

“Ahok saat itu benar-benar memberikan tanah 20 hektar kepada saya untuk didirikan pesantren,” tegas Gus Sholeh kepada awak media di Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin (19/12/2016).

Gus Sholeh mengatakan, hal tersebut sebagai bentuk pengklarifikasian.

“Yang perlu klarifikasi, saya benar-benar tidak berbohong. Saya benar-benar dikasih tanah 20 hektar oleh Ahok, tapi saya tidak punya uang dan tidak ada waktu untuk mengurus tanah tersebut. Saya kan mintanya untuk pesantren bukan untuk yang lainnya maka tidak ada keberanian saya untuk membelokannya, untuk bikin tanam kelapa sawit atau apapun,” ungkapnya.

Lantaran tidak memiliki biaya, sambung Gus Sholeh, Ia lantas menyerahkan lahan tersebut kepada kyai-kyai di Belitung Timur beberapa saat lalu.

“Waktu saya diundang acara safari ramadhan, mengisi acara ramadhan di sana keliling ya dakwah keliling. Oleh Ahok selama seminggu, saya kumpul dengan kyai-kyai setempat. Tanah tersebut kami amanahkan, kami hibahkan kembali kepada kyai-kyai setempat dan itu yang real dan kenyataannya. Jadi saya tidak berbohong dan saya tidak melakukan suatu bentuk kesaksian palsu dan sebagainya,” ujarnya.


Saat ditanyakan awak media soal sudah dibangun atau tidaknya pesantren di lahan tersebut, Gus Sholeh mengaku tidak mengetahui persis.

“Saya sudah lama tidak berkunjung kesana, (jarak) Surabaya- Belitung itu jauh, saya tidak punya uang, jadi saya tidak tahu,” sambungnya.

Mencuatnya soal lahan 20 hektar tersebut disampaikan Gus Sholeh di Rumah Lembang pada 9 Desember 2016 lalu. Saat itu, Gus Sholeh mengaku datang atas ajakan teman.

“Saya duduk hanya di tempat biasa, Ahok pun melihat saya dan tahu bekas teman lamanya dan pernah berjuang sama Ahok di Belitung Timur maka dipanggillah saya oleh Ahok,” jelasnya.

Sementara itu, Rhony Sapulette membantah tudingan bahwa Gus Sholeh berbohong dengan mengatakan Ahok membangun pesantren di lahan seluas 20 hektar di kawasan Belitung Timur.

“Jadi ini terviral (di medsos) beritanya yang tidak sesuai. Seolah-olah Ahok mendirikan pesantren 20 hektar. Salah, Gus Sholeh tidak pernah mengatakan itu, Gus Sholeh hanya mengatakan diberikan tanah kosong 20 hektar,” jelas Rhony yang menjadi salah satu tim kuasa hukum Gus Sholeh. [pbw]
SUMBER BERITA DARI POSTMETRO.CO
Loading...

loading...

0 komentar:

Poskan Komentar