Sabtu, 31 Desember 2016

Jaringan'98 Ingatkan Jokowi Jaga Kebebasan Berpendapat Dan Gunakan Hukuman Mati Buat Koruptor

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Fokus kerja pemerintahan Jokowi di 2017 sebaiknya di bidang ekonomi karena rakyat sangat menunggu kebijakan yang aplikatif, kreatif dan nasionalis.

Jaringan '98 mengusulkan Presiden Jokowi untuk mulai memberdayakan koperasi sebagai soko guru ekonomi Indonesia.

"Tak melulu berkutat pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menghabiskan banyak anggaran tanpa hasil kerja yang bermanfaat untuk rakyat dan kerap kali hanya menjadi bancakan elit politik pemburu rente," kata Jurubicara Jaringan '98, Ricky Tamba dalam rilis.

Koperasi diyakini Jaringan'98, kata Ricky, dapat menjadi tulang punggung dalam hal pembelian hasil tani, penyaluran modal kerja, redistribusi aset tanah tak tergarap serta sebagai petugas sosialisasi kebijakan pemerintah.

"Tapi harus didata dan diverifikasi benar-benar agar mayoritas koperasi fiktif tak dijadikan alat oleh para penguasa daerah yang korup manipulatif," imbuh mantan relawan Jokowi ini.

Di bidang politik, lanjut Ricky, Jaringan '98 menyerukan kepada Presiden Jokowi untuk terus menjaga kebebasan berpendapat dan berorganisasi sesuai cita-cita UUD 1945 dan reformasi 1998.

Selain itu, penggunaan hukuman maksimal berupa hukuman mati dan pemiskinan koruptor dapat menjadi kebijakan baku pemerintah melalui aparat penegak hukum, guna meminimalisir korupsi yang terbukti terus meningkat. (rmol)
SUMBER BERITA DARI POSTMETRO.CO
Link Banner
Loading...


loading...

0 komentar:

Poskan Komentar