Kamis, 08 Desember 2016

Progres 98: Aktivis ‘Pro UUD 45 Asli’ Dituding Makar, Jadi ‘Pembenar’ Gerakan Perlawanan pada Rezim Jokowi

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Ketua Progres 98, Faizal Assegaf mengingatkan isu makar yang bergulir cepat dan masif, telah menyadarkan semua pihak bahwa percuma membela Presiden Joko Widodo bila hasilnya hanya aktivis dan rakyat yang bersikap kritis ditangkap. Sementara cukong BLBI yang merugikan negara ratusan triliun dibebaskan bahkan penista agama pun terkesan dilindungi dan dimuliakan.

Faizal bahkan menegaskan, penangkapan aktivis pro UUD 45 yang Asli dengan tudingan makar akan menjadi pertanda untuk membenarkan hadirnya gerakan perlawanan. “Saya cuma kasih masukan buat Kapolri dan Kapolda Metro, satu aktivis ditangkap dengan tuduhan makar itu pertanda membenarkan hadirnya gerakan perlawanan terhadap Rezim Jokowi,” ungkap Faizal (07/12).

Menurut Faizal, para aktivis senior sebenarnya justru mendukung kinerja Polri untuk menciptakan situasi damai. “Ingat sebagian besar aktivis ‘pro perubahan’ saat Aksi 212 memilih ‘netral’ dan menyokong kinerga Polri untuk menciptakan situasi damai. Tapi kalau caranya begini, mereka bakal kecewa dan mulai bergerak,” beber Faizal.

Tak hanya itu, Faizal berharap Kapolda Metro Jaya untuk menghentikan isu-isu makar. “Kalau Kapolda Metro Jaya masih legowo tolong hentikan drama hukum berjudul ‘makar bin makelar’. Fokus tuh tangani masalah-masalah yang lebih besar dan bertindak selaras dengan gaya kepemimpinan Jokowi yang elegan,” harap Faizal.

Seharusnya, kata Faizal, polisi mengambil posisi sebagai penegak hukum yang pro rakyat dan tidak terkesan jadi alat kepentingan politik untuk menakut-nakuti aktivis dan rakyat
SUMBER BERITA DARI POSTMETRO.CO
Loading...

loading...
loading...

0 komentar:

Poskan Komentar