Kamis, 08 Desember 2016

Universitas Kristen Duta Wacana Turunkan Baliho Muslimah Berhijab, Ini Alasannya

PRIBUMI.WIN, JAKARTA -  Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) menurunkan baliho iklan bergambar muslimah berhijab milik perguruan tinggi itu.

Hal ini dilakukan setelah perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Muslim menyampaikan keberatan atas baliho tersebut. Keberatan ormas dari Angkatan Muda Forum Ukhuwah Islamiyah (AM FUI) Yogyakarta tersebut disampaikan ke pihak UKDW pada Rabu (8/12) kemarin.

Kepala Admisi dan promosi UKDW, Hangudi Widya membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Hanguni, ia memang kedatangan pemuda yang menamakan dirinya Forum Umat Islam (FUI). Mereka datang ke kampus tersebut untuk meminta agar baliho bergambar mahasiswi berjilbab di sejumlah titik untuk diturunkan.

Baliho itu sendiri berisi promosi penerimaan mahasiswa baru dan sudah dipasang sejak September lalu. Ormas ini menilai bahwa hijab adalah simbol Islam. "Kami menganggap ini mengingatkan kami," katanya. Pihaknya kemudian berkoordinasi untuk menurunkan baliho tersebut.

Rektor UKDW, Henry Feriadi mengatakan, baliho tersebut memang sudah waktunya diturunkan untuk diganti desainnya karena sudah terpasang sejak September. Ada 6 baliho milik UKDW dengan materi yang sama, di dalam kampus dan lima berada di luar kampus.

Menurutnya, mahasiswi berhijab yang menjadi sorotan dalam baliho di UKDW ini memang mahasiswi di kampus tersebut. Bahkan mahasiswi ini memiliki prestasi di kampus itu. Inilah salah satu pertimbangan menjadikan mahasiswi tersebut model dalam balihonya.

Selain itu kata Henry, tiga mahasiswa berprestasi yang menjad model baliho tersebut juga diharapkan bisa menggambarkan keberagaman Indonesia. "Mereka dipilih juga tidak ada unsur paksaan," katanya.

Di UKDW kata dia, jumlah mahasiswa muslim mencapai 7 persen dari 3.800 mahasiswa di kampus tersebut. Pihaknya juga tidak pernah melakukan diskriminasi terhadap muslim di kampus itu. UKDW kata dia, sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan Forum Komunikasi Umat Beriman terkait peristiwa tersebut. Pihaknya berharap peristiwa itu tidak berlarut.

Terpisah Koordinator AM FUI Yogyakarta, Fuad Andriago mengatakan, pihaknya tidak pernah melakukan pengancaman atau pemaksaan terhadap pihak universitas atas penurunan baliho bergambar muslimah tersebut. "Mereka (UKDW) menurunkan balihonya sendiri. Kita hanya menyampaikan keberatan beberapa ormas muslim atas baliho tersebut," ujarnya. Fuad mengaku, ada lima anggota AM FUI yang berdialog dengan pihak universitas terkait hal itu.

"Kita tabayun berdiskusi dan dialog. Kita menjelaskan argumen kami dan pihak perguruan tinggi menerima. Kedua belah pihak selesai. Tetapi kemudian kok banyak provokasi seolah kami memaksa, itu tidak benar," katanya.

Menurutnya, baliho bergambar muslimah berjilbab yang dipasang perguruan tinggi non muslim tersebut sudah menimbulkan keresahan sejumlah ormas Islam. Menurutnya, hal itu sudah menjadi toleransi yang diartikan berlebihan.(republika)
SUMBER BERITA DARI POSTMETRO.CO
Loading...

loading...
loading...

0 komentar:

Poskan Komentar