Senin, 12 Desember 2016

Wow, Lahan yang Akan Digunakan Warga Cina Untuk Tanam Cabai Berbakteri Capai 4 Hektar !

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Selain memusnahkan benih cabai dan tanaman cabai yang ditanam Warga Negara (WN) China secara ilegal di Kabupaten Bogor, Kementerian Pertanian (Kementan) juga melakukan isolasi lahan pertanian seluas 4 hektar yang digunakan untuk menanam cabai-cabai tersebut.

Langkah ini dilakukan setelah diketahui tanaman cabai tersebut terbukti mengandung bakteri berbahaya erwinia chrysanthemi yang bisa menimbulkan kerusakan cabai hingga mencapai 70%.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Spudnik Sudjono, berujar isolasi dilakukan pada lahan seluas 4 hektar yang jadi areal tanam petani asal China tersebut di Kampung Gunung Leutik, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Benih cabai ilegal yang telah dimusnahkan Badan Karantina. Itu sudah clear, Ditjen Hortikultura telah membuat isolasi daerah itu jadi daerah pantauan kita. Karena benihnya mengandung bakteri yang belum pernah ada di Indonesia dan cukup berbahaya," ungkapnya kepada detikFinance, Senin (12/12/2016).

Menurut Spudnik, masuknya benih cabai ilegal yang ditanam petani WN China tersebut jadi indikasi bebasnya peredaran benih ilegal.

"Kita berharap semua daerah antisipasi baik daerah porvinsi maupun kabupaten pantau, terutama benih ilegal, terutama yang berasal dari China, kita sudah lakukan. Kita mulai perketat peredaran benih ilegal, nah kita ambil hikmah semua, begitu terjadi crash harus lakukan langkah isolasi," jelas Spudnik.

Sebagai informasi, 4 WN China ini ditangkap di Kampung Gunung Leutik, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/10) pukul 13.00 WIB. Penangkapan dilakukan oleh Tim Pora DKI Jakarta dan Tim Pora Imigrasi Kelas II Kota Bogor. Didapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya keberadaan WN China di lokasi tersebut. Keempat WN China ini sedang menanam cabai di lahan seluas 4 hektar.

Keempat orang WN China ini merupakan laki-laki, masing-masing Xue Qingjiang (51), Yu Wai Man (37), Gu Zhaojun (52) dan Gao Huaqiang (53). Xue Qingjiang dan Yu Wai Man saat diperiksa tidak memiliki paspor dan dokumen apapun. Sementara Gu Zhaojun dan Gao Huaqiang melakukan penyalahgunaan visa kunjungan. Kedua WN China yang tidak membawa paspor beralasan dokumen mereka dibawa oleh sponsor. (dtk)
SUMBER BERITA DARI POSTMETRO.CO
Loading...

loading...

0 komentar:

Poskan Komentar