Rabu, 25 Januari 2017

Ditetapkan Sebagai Tersangka Atas kasus Penistaan Agama Islam & Penghinaan Terhadap bangsa Arab, Ini Penjelasan Lengkap Ade Armando

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Ade Armando telah ditetapkan sebagai tersangka Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (Fisip UI) ini dijerat karena pernyataannya di media sosial yang dianggap melecehkan dan menghina Tuhan.

Cuitannya tersebut adalah "Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayat-Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, China, Hiphop, Blues".

Dalam pernyataan resmi, seperti dikutip dari RMOLJakarta, Ade mengaku heran cuitannya tersebut dianggap sebagai penodaan agama.

Berikut pernyataan lengkap Ade Armando:

1. Saya tentu menghormati proses hukum, tetapi saya tetap heran mengapa kata-kata saya bahwa 'Tuhan Bukan orang Arab', dianggap layak dianggap sebagai penodaan agama. Saya justru secara tegas menunjukkan Tuhan sama sekali tidak bisa disamakan dengan manusia, termasuk manusia Arab. Karena Tuhan Maha Besar, Maha Pengasih, maka Dia pasti tidak keberatan kalau ayat-ayat Al Quran dibaca dengan cara beragam sesuai kebudayaan kita masing-masing; dan tidak hanya dengan Satu langgam saja.

2. Saya tidak merasa bersalah dan harus minta maaf pada siapapun.

3. Saya juga menduga bahwa kasus ini ditindaklanjuti saat ini, setelah dua tahun, karena adanya desakan pihak yg mengadukan saya dua tahun lalu.

4. Saya duga pihak ini sengaja mendesak polisi karena sikap Politik saya yang kritis terhadap gerakan-gerakan yang berusaha memecah belah bangsa dengan menggunakan alasan agama dan ras.

5. Orang yang mengadukan saya ini bekerja di sebuah perusahaan yg bisa Anda pelajari siapa pemiliknya dan apa hubungannya dengan gerakan-gerakan Politik saat ini.

6. Pihak pengadu ini mungkin berharap saya akan bisa dibungkam dengan cara ini. Tapi dia akan kecewa. Kesatuan bangsa ini terlalu penting untuk dibiarkan dihancurkan dengan cara seperti ini.[rmol]
SUMBER BERITA DARI POSMETRO.INFO
Link Banner
Loading...


loading...

0 komentar:

Poskan Komentar