Kamis, 12 Januari 2017

Ini Jawaban KPK Atas Kritik Srikandi Pansel

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menyelesaikan kasus-kasus lama yang menjadi utang kepemimpinan sebelumnya.

Demikian dikatakan Juru Bicara KPK Febri Diansyah terkait pertemuan mantan panitia seleksi calon pimpinan KPK dengan komisioner, siang tadi. Srikandi Pansel Capim KPK mengingatkan Agus Rahardjo dan para pimpinan KPK terkait keluhan masyarakat mengenai tunggakan kasus yang belum diselesaikan. Seperti skandal Bank Century, dan korupsi Hambalang.

Menurut Febri, selama ini pihaknya tetap melakukan pengembangan kasus-kasus lama yang belum dirampungkan. KPK mengaku belum bisa memberi komentar gamblang mengenai perkembangan kasus-kasus lama dikarenakan minimnya informasi yang didapat penyidik. Meski demikian, dia mengapresiasi masukan yang diberikan Srikandi Pansel Capim KPK kepada komisioner KPK jilid lima.

"Memang sudah kita sampaikan secara terbuka sebelumnya, beberapa kasus lama masih ditangani. Dan tidak pernah kita sampaikan sepanjang ada info yang kuat," ujar Febri saat jumpa pers di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (12/1).

Selain mengingatkan pimpinan KPK soal mangkraknya penuntasan kasus Century dan Hambalang, Srikandi Pansel Capim KPK juga mengingingatkan para pimpinan KPK untuk tidak jumawa tentang kuantitas hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang lebih banyak dibandingkan kepemimpinan sebelumnya.

Terkait hal itu, Febri mengatakan, banyaknya pihak yang dicokok dalam OTT merupakan salah satu cara untuk membongkar karakter korupsi yang tertutup. Menurutnya, jika tidak ada pihak yang ditangkap dalam OTT maka persekongkolan korupsi sangat sulit untuk dibongkar.

"OTT bagian penting dari pemberantasan tipikor, sepanjang bukti dan dokumen cukup kuat dan juga sektor-sektor yang kita dalami, hal ini yang harus kita pahami. Tapi kita senang atas masukan, karena itu merupakan wujud kecintaan masyarakat," pungkasnya.(rmol)
SUMBER BERITA DARI POSTMETRO.CO
Link Banner
Loading...


loading...

0 komentar:

Poskan Komentar