Selasa, 24 Januari 2017

Kerap Dirazia, Tukang Becak Priok Inginkan Gubernur Baru Yang Punya Otak & Etika Tidak Seperti Ahok, Koruptor Tidak ditangkap, Kami Cari duit Halal Tiap Hari Ditangkapin

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Puluhan tukang becak di Tanjung Priok, Jakarta Utara,  menuding aparat Satpol PP tidak manusiawi karena dengan tega mengankut becak mereka saat penertiban.

"Mereka itu tidak punya rasa kemanusiaan, sekarang cari duit susah, kenapa cuma becak saja yang mereka tertibkan? Kenapa tidak tangkap saja tuh para koruptor," kata Solihin, pengemudi becak yang terjaring razia di Jalan Kebon Bawang XII, Selasa (24/1).

Pria berusia 47 tahun ini menilai, perlakuan petugas Satpol PP itu tebang pilih terhadap warga.

"Coba mas nilai, para koruptor yang mencuri uang rakyat, tidak pernah ditangkap. Sementara kami yang cari duit halal malah setiap hari ditangkapin. Lantas kami mau makan darimana," keluhnya seperti diberitakan RMOLJakarta.com, Rabu (25/1).

Tak hanya Solihin, Mang Iming (52), pengemudi becak lainnya juga mengaku heran dengan sikap petugas Satpol PP yang terus menggelar razia.

"Ini kan mau Pilkada, mbok ya nggak usah dulu ada penertiban. Nanti kalau kita demo pasti dibilang macam-macam. Kita ingin gubernur baru bagi Jakarta adalah gubernur yang berpihak kepada rakyat kecil atau rakyat miskin," katanya.

Sementara Camat Tanjung Priok, Syamsul Huda  menuturkan, razia dilakukan dalam upaya membersihkan becak yang banyak beroperasi di Jakarta Utara.

"Becak yang ditertibkan tersebut selanjutnya dikirim ke gudang Satpol PP di Cakung, Jakarta Timur," kata Syamsul.

Selama ini Satpol PP sering melakukan penertiban becak pada jalan tersebut. Namun, meski sering ditertibkan, masih banyak becak nekat beroperasi dengan melintas di jalan-jalan besar yang ramai dilintasi kendaraan, selain membuat jalan rawan macet juga jadi semrawut.(rmol)
SUMBER BERITA DARI POSMETRO.INFO
Link Banner
Loading...


loading...

0 komentar:

Poskan Komentar