Senin, 09 Januari 2017

Pemikir Islam Sebut Ada Upaya Sistematis Serang Habib Rizieq & FPI, Mengapa ?

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Saat ini ada upaya sistematis dan terstruktur untuk mendiskreditkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab.

Sinyalemen itu disampaikan pemikir Islam Muhammad Ibnu Masduki kepada intelijen (09/01), menanggapi isu beredarnya formulir untuk mendukung Habib Rizieq sebagai Imam Umat Islam di pesantren Nahdlatul Ulama.

“Sangat tidak masuk akal adanya formulir itu, terlebih lagi Habib Rizeq itu sangat menghormati para Kiai di kalangan NU,” tegas Ibnu Masduki.

Menurut Ibnu Masduki, kalangan pesantren NU seperti Sidogiri di Pasuruan, Al Hikmah di Bresbes pernah mengundang Habib Rizieq Shihab. “Tentunya Habib Riziq sudah tahu aturan di pesantren dan NU. Ini kok tiba-tiba ada formulir yang meminta Habib Rizieq dijadikan Imam Besar Umat Islam,” jelas Ibnu Masduki.

Ibnu Masduki mengingatkan, serangan dan fitnah terhadap Habib Rizieq akan terus disebar. “Saya menduga ada yang masih sakit hati dengan gerakan Habib Rizieq dengan Aksi Bela Islam yang bisa mendatangkan ratusan ribu massa di Jakarta,” ungkap Ibnu Masduki.

Ketua DPD FPI DKI Jakarta, Habib Novel Bamukmin menegaskan bahwa kabar beredarnya formulir di kalangan pesantren yang ingin menetapkan Habib Rizieq Shihab sebagai Imam Besar Umat Islam adalah tidak benar alias hoax.

Sedangkan Ketua Majlis Syuro DPP-FPI KH Misbahul Anam Attijani menilai beredar formulir itu arahnya untuk mendiskreditkan FPI dan Habib Rizieq. “Baca seksama ke mana arahnya,” ungkapnya.

Beredar di media sosial, surat pernyataan dukungan untuk menjadikan Habib Rizieq menjadi Imam Besar Umat Islam. Surat itu dibuat di Pandeglang, Banten, tertanggal 4 Januari 2017. Isinya mencantumkan nama, jabatan, alamat yang masih dikosongi. Di bawahnya adalah pernyataan bahwa yang mengisi surat itu bersepakat mengangkat Rizieq sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia dan berjanji setia atas perintah dan larangannya sesuai dengan syariat. [itj]
SUMBER BERITA DARI POSTMETRO.CO
Link Banner
Loading...


loading...

0 komentar:

Poskan Komentar