Jumat, 20 Januari 2017

Timses Anies-Sandi: Seluruh Rakyat Tahu Kapolri Tito Karnavian Dekat dengan Ahok

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Pemeriksaan Bareskrim Polri terhadap calon wakil gubernur DKI Sylviana Murni atas kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial Kwarda Pramuka DKI 2014-2015 disayangkan dan diminta untuk ditunda.

Permintaan itu datang dari tim pemenangan Anies-Sandi, Andre Rosiade. Ia menilai, polisi harus netral dari kepentingan politik Pilkada. Terlebih, Kapolri Jenderal Tito Karnavian diindikasikan dekat dengan calon gubernur DKI petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Jenderal Tito Karnavian diindikasikan terlalu dekat dengan Pak Ahok, seluruh rakyat Indonesia tahu. Supaya tidak timbul fitnah atau prasangka, lebih baik ditunda saja,” kata Andre seperti diberitakan RMOLJakarta.com (Jumat, 20/1).

Sebagai tim pemenangan pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, wakil sekretaris jenderal DPP Partai Gerindra itu berharap pemanggilan Sylvi jauh dari pesan-pesan politik Pilkada.

Menurutnya, proses kasus ini ditunda saja hingga proses pemilihan gubernur dan wakil gubernur selesai dilaksanakan. Sebab ini tidak berhubungan dengan kepentingan orang banyak.

“Beda seperti kasus penistaan (agama) Ahok, lebih baik pemanggilan Bu Sylvi ini ditunda saja setelah proses pilkada, 15 Februari sudah dekat. Itu saran kami sebagai tim pemenangan Anies-Sandi,” pungkasnya.

Diketahui, hari ini Sylvi dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi dana bansos saat dirinya menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka DKI Jakarta 2014 lalu. Ia pun memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri pada hari ini sekira pukul 07.55 WIB.
SUMBER BERITA DARI POJOKSATU.ID
Link Banner
Loading...


loading...

0 komentar:

Poskan Komentar