Kamis, 02 Februari 2017

Ketua Partai Banteng Instruksikan Kepada Kader Buat Bilang Ke Masyarakat Kalau PDIP Bukan Sarang PKI Tapi Partai Wong Cilik Anti Korupsi

PRIBUMI.WIN, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi kepada kader-kadernya untuk memberi penjelasan ke masyarakat bahwa partai berlambang kepala banteng itu bukanlah sarang Partai Komunis Indonesia (PKI) ataupun penganjur komunisme. Sebab, akhir-akhir ini PDIP sering dikaitkan dengan PKI.

Hari ini (2/2) Megawati mengeluarkan surat berperihal penjelasan dan instruksi untuk kader-kader PDIP. Dalam pembuka surat yang ditandatangani Megawati dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto itu tertulis tentang kondisi akhir-akhir ini yang diwarnai berbagai isu.

“Khususnya adanya berbagai isu dan propaganda politik oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang telah mengaitkan PDI Perjuangan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan ajaran komunisme,” demikian tertulis dalam surat itu.

Karenanya, ada lima hal yang tertera dalam surat itu. Yang pertama adalah penegasan bahwa PDIP merupakan partai politik berasas Pancasila.

Kedua, seluruh kader PDIP di segala tingkatan wajib menerima, memahami dan melaksanakan Pancasila. Ketiga, PDIP tidak memiliki kaitan apa pun dengan PKI maupun ajaran komunisme.

“Karena PDIP sebagai partai nasionalis yang menjunjung tinggi dan melaksanakan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, demokrasi dan keadilan yang terkandung dalam Pancasila.”

Keempat, seluruh anggota, kader dan pengurus PDIP berkewajiban melaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Terakhir, DPP PDIP menginstruksikan seluruh kader, anggota dan pengurusnya di seluruh Indonesia untuk mensosialisasikan penjelasan itu kepada semua pihak. “Serta tetap menjaga situasi dan kondisi yang kondusif bagi terciptanya rasa dan semangat persaudaraan kebangsaan di seluruh wilayah NKRI,” demikian Megawati memungkasi suratnya. (jpnn)
SUMBER BERITA DARI POSMETRO.INFO
Loading...


loading...

0 komentar:

Poskan Komentar