Doa-Doa Bebas Hutang Yang Di Ajarkan Rasulullah

ROMADHON.ID, TANJUNG ENIM - Nyaris tiap manusia pernah berutang, dengan besaran utang yang berbeda-beda. Keberadaan utang memang cukup memberatkan, namun Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam memberikan beberapa doa sederhana agar utang-utang kita terlunasi.

Apa sajakah doa-doa tersebut? Syekh Muhammad al-Alawy al-Maliky dalam kitabnya Abwab al-Faraf membeberkan  beberapa doa yang dinukilkan secara langsung dari Rasulullah. Tiga di antaranya adalah sebagai berikut:

Pertama, doa yang diajarkan Rasul kepada Umar bin Khatab. Redaksinya sebagai berikut dalam bahasa Arab:

اللَّهُمَّ احفظني بالإسلام قاعدا واحفظني بالإسلام قائما واحفظني بالإسلام راقدا ولا تشمت بي عدواً أو حاسدا وأعوذ بك من شر ما أنت آخذ بناصيته وأسألك من الخير الذي هو بيدك كله.

“Allahumma ihfazhni bil Islami qa’idan, wafidhni bil Islami raqidan, wa la tathma’ fiyya ‘aduwwan wa la hasidan. Wa a’udzubika mimma anta akhidzun bi nashiyatihi wa as’aluka minal khairilladzhi biyadihi kulllihi.“

Kedua, doa yang diajarkan Rasul kepada Abu Bakar RA. Doa tersebut juga lantas disampaikan Abu Bakar ke sang putri, Aisyah RA. Konon, doa yang sama juga disampaikan Nabi Isa AS kepada para pengikutnya.

Doa itu sebagai berikut:

للَّهُمَّ يَا فَارِجَ الْهَمِّ، كَاشِفَ الْغَمِّ، مُجِيبَ دَعْوَةَ الْمُضْطَرِّينَ، رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا، أَنْتَ تَرْحَمُنِي، فَارْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

“Ya Allah yang berkuasa menghilangkan kegalauan, yang mampu menyingkap kesedihan dan yang mengabulkan doanya orang-orang yang dalam kesempitan, yang maha Pengasih lagi maha Penyayang di duni dan akhirat, Engkaulah yang senantiasa merakhmatiku, maka rakhmatilah aku dengan rakhmat yang mencukupi diriku dari mencari rakhmat, selain Diri-Mu.”

Abu Bakar memberikan testimoni setelah mengamalkan doa tersebut. “Aku ketika itu masih punya utang, dan aku sebenarnya benci berutang, tidak selang berapa lama hingga aku mengamalkan doa ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala bebaskan segenap utangku.”

Aisyah juga demikian. Doa yang diajarkan bapaknya tersebut juga sangat berkhasiat. Dia telah berutang ke Asma’ dan sangat malu dengan utang itu. Lalu dia berdoa dengan doa tersebut. Tak lewat berapa lama, Allah memberikan rezeki yang bukan berasal dari harta warisana tau sedekah. Hutangnya terlunasi, bahkan dia mampu memberikan sedekah.

Ketiga, doa yang diajarkan ke Abu Umamah yang ketika itu tengah dililiat utang. Doa ini cukup populer yang dibaca pada waktu pagi dan sore hari. Redaksinya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang- wenangan manusia.”

Subscribe to receive free email updates: