Madu, Obat Legendaris Yang Tak Pernah Busuk

 ROMADHON.ID, TANJUNG ENIM - Bulan-bulan saat hujan datang, flu bisa saja menyerang, tenggorokan gatal dan sakit kepala. Mungkin bukan obat segala, tetapi madu dapat digunakan untuk meringankan dan mencegah banyak sakit yang kita alami.

Sirup Obat Batuk Alternatif

Ada banyak obat yang dibuat dari madu untuk meringankan tenggorokan yang serak, terutama untuk anak-anak. Satu versi pengobatan ala Turki, yaitu lobak hitam dikupas, dipotong sedikit bagian bawah (akar) dan ditambahkan sesendok madu ke dalam mangkuk lobak. Masukkan ke dalam gelas sehingga lobak yang diberi madu bisa menetes ke dalamnya. Meminumnya biasa membantu sakit tenggorokan. Dokter memperingatkan wanita hamil atau menyusui agar tidak mengkonsumsi ini, karena mungkin memiliki efek negatif.

Obat kedua yang sangat populer adalah mengupas madu dengan bahan sehat lain: lemon! Beberapa irisan lemon ke dalam secangkir madu tidak hanya membantu tenggorokan tetapi juga gejala-gejala pilek biasa lainnya.

Madu sendiri dianggap sebagai pereda batuk yang baik, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di “Jama Pediatrics”. Dalam studi tersebut, orang tua lebih memilih madu untuk menghilangkan gejala batuk anak-anak di malam hari dan kondisi sulit tidur mereka, yang disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas.

Sakit Gigi

Cengkeh dikenal karena sifatnya yang mati rasa sehingga mengunyahnya saat Anda sakit gigi dapat meredaan. Tetapi menambahkan madu ke dalam campuran cengkeh dapat mencegah infeksi, yang bisa membuat sakit gigi semakin parah. Obat tradisional merekomendasikan menambahkan beberapa cengkeh ke dalam madu dan mendiamkannya beberapa saat.

Madu sendiri tidak memiliki kolesterol apa pun dan dengan vitamin dan unsur mikro. Madu menurunkan kadar kolesterol “jahat” dalam darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa apa yang disebut kolesterol “jahat” dapat diturunkan 6-11% dengan mengonsumsi madu.

Klasik: Membuat Nyenyak Tidur

Alasan mengapa orang terkadang terbangun di tengah malam mungkin karena kurangnya glikogen di otak kita, ginjal melepaskan adrenalin dan kortisol yang membuat Anda bangun. Karena madu mengandung glikogen, ia harus dikonsumsi sebelum Anda tidur, menurunkan adrenalin Anda dan membantu Anda – setidaknya – tetap tertidur.

Menyembuhkan Luka

Dalam pengobatan Mesir kuno, madu digunakan untuk menutup luka dan membantu penyembuhan lebih cepat. Dengan sifat antimikroba, luka tidak akan terinfeksi. Hal ni bahkan didukung oleh beberapa penelitian.

Beberapa ilmuwan bahkan mengklaim bahwa madu dapat membantu menyembuhkan eksim ekstrem dan menghilangkan bercak kering, memulai pertumbuhan kulit baru. Cara terbaik untuk membantu eksim adalah dengan mencampurkan madu dengan kayu manis lalu mengoleskannya pada daerah yang terkena.

Walaupun madu memiliki manfaat lebih dari yang tercantum di sini, perlu dicatat bahwa madu berbahaya bagi anak di bawah 1 tahun.

Perlu diperhatikan, tulisan ini hanya sebuah informasi umum. Ini sama sekali bukan pengganti pendapat medis yang berkualitas. Selalu berkonsultasilah dengan spesialis atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Subscribe to receive free email updates: