Meski Dilanda Konflik, Istri Bashar Assad Hidup Serba Glamor

 ROMADHON.ID, TANJUNG ENIM - Di tengah memanasnya krisis Suriah dan rencana intervensi milter Amerika Serikat. Istri Presiden Bashar Assad, Asma Assad, justru menjadi sorotan publik. Wanita yang dijuluki leh majalah Vogue, dengan julukan ‘mawar di gurun pasir’ justru hidup serba mewah di tengah kecamuk pembantaian sipil yang terjadi di negaranya.

Asma Assad dilaporkan tengah menghambur-hamburkan uang untuk membeli barang-barang mewah. Yang terbaru adalah membeli lampu kristal mahal dari Praha. Belum lagi, memborong sejumlah asesoris mahal bikinan desainer ternama, lapor DailyMail, yang dikutip oleh Vivanews.

Harian Inggris, The Telegraph menyebut gaya hidupnya seperti Marie Antoinette, ratu Prancis yang gemar belanja dari uang negara. Ironisnya, itu dilakukan di saat rakyat Suriah kelaparan, kehilangan tempat tinggal dan pekerjaaan, bahkan diambang kehancuran setelah Amerika Serikat bersiap melakukan serangan.

Diketahui, lebih dari 100.000 pria, wanita dan anak-anak telah tewas dan hampir dua juta warga Suriah telah melarikan diri negara sejak Maret 2011.

Gaya hidup serba glamor dapat terlihat ketika Asma memposting foto di Instagram soal aktivitasnya di tempat pengungsian. Kala itu, dia mengenakan baju dan perhiasan mahal di tengah-tengah para pengungsi yang sulit mendapatkan makanan.

Tahun lalu, ia juga pernah memesan furniture, termasuk lampu kristal dari sebuah toko di King Road London seharga 270.000 poundsterling. Hal itu terungkap dalam data bocoran email.
Semua barang pesanan Asma diimpor lewat Libanon karena sanksi terhadap Suriah masih berlaku. Ia memang sering bolak-balik ke negara tetangga tersebut, karena orang tuanya juga tinggal di sana.

Asma menimba ilmu di King College London, kemudian bekerja sebagai bankir di JP Morgan. Sampai akhirnya ia bertemu Assad yang saat itu tengah ikut pelatihan menjadi seorang ahli bedah mata di London.

“Asma telah menjalani kehidupan yang sangat terlindung di Damaskus sejak ia menikah dengan Assad dalam sebuah upacara rahasia pada hari tahun baru 2001,” kata Ayman Abdel Nour, mantan penasihat Assad.

Subscribe to receive free email updates: