Turki Kembali Fungsikan Masjid Peninggalan Ottoman Di Eropa Selatan

ROMADHON.ID, TANJUNG ENIM - Pemerintah Turki kembali memfungsikan masjid bersejarah Ali Pasha di kota Ohrid, Republik Makedonia Utara, Eropa Selatan. Untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 107 tahun, suara azan kembali terdengar dari menara masjid.

Masjid yang dibangun pada era Kerajaan Ottoman atau Turki Utsmani itu dibuka kembali setelah pekerjaan restorasi, yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Wakaf Turki, selesai.

Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Madedonia Utara Ahmet Mesbah Demirgan, Direktur Jenderal Wakaf Adnan Artam dan Wakil Kepala Departemen Agama Turki Burhan Eşilian turut menghadiri upacara pembukaan kembali masjid yang menaranya hancur akibat perang Balkan (1912-1913) itu.

Upacara pembukaan juga dihadiri oleh Duta Besar Turki di Skopje Tulin Erkal Kara, Presiden Uni Islam Makedonia Utara Suleiman Rajabi dan Mufti Ohrid Samad Haidar.

Dalam pidatonya, Demirjan menyampaikan salam warga Turki dan Presiden Recep Tayyip Erdogan kepada warga Republik Makedonia Utara.

Pada pembukaan, Artam mengatakan mereka terus bekerja untuk menghidupkan kembali warisan leluhur Balkan, atas instruksi Presiden Erdogan.

Masjid ini adalah salah satu monumen bersejarah peninggalan Kerajaan Ottoman di Balkan, dan dibangun atas perintah “Suleyman Pasha” pada 1573.

Pada tahun 1823, masjid ini kembali direstorasi atas perintah menteri Beograd, Ali Pasha Marshali, tetapi menara masjidnya hancur selama perang Balkan pada tahun 1912.

Restorasi masjid dilakukan pascaditandatanganinya kesepakatan antara Direktorat Jenderal Yayasan Turki dan Pimpinan Uni Islam Makedonia Utara pada 1 April 2015. Restorasi tidak mengaubah desain aslinya.

Proyek restorasi menelan biaya sekitar 14 juta TL (sekitar $ 2,5 juta).

Subscribe to receive free email updates: